Asosiasi Bank Benih dan Teknologi Tani Indonesia https://ab2ti.org Dari petani untuk petani Mon, 11 Apr 2022 05:02:19 +0000 id-ID hourly 1 https://wordpress.org/?v=5.7.6 https://ab2ti.org/wp-content/uploads/sites/3/2020/07/cropped-logo-32x32.jpg Asosiasi Bank Benih dan Teknologi Tani Indonesia https://ab2ti.org 32 32 Pemenang ICBB-AB2TI AWARD 2022 https://ab2ti.org/2022/04/11/pemenang-icbb-ab2ti-award-2022/ Mon, 11 Apr 2022 04:59:01 +0000 https://ab2ti.org/?p=472

KEPUTUSAN PANITIA ICBB-AB2TI AWARD TAHUN 2022
DENGAN TEMA “KONSERVASI VARIETAS LOKAL DAN UJI VARIETAS BARU” PESERTA ADALAH PETANI DAN PERGURUAN TINGGI DARI SELURUH INDONESIA DAN INILAH 10 PENERIMA ICBB-AB2TI AWARD TAHUN 2022

1. SELEKSI GALUR TANAMAN PADI HASIL PERSILANGAN ANTARA VARIETAS SITU BAGENDIT DENGAN PADI KETAN HITAM oleh Sein dari Kab. Purbalingga

2. Kegiatan Agrowisata Pengembangan Tanaman Pangan Sorgum Organik Oleh Romo Marselus Hasan dari Manggarai Timur NTT

3. Konservasi Insitu Benih Lokal Pulau Bangka oleh Zahrial Effendi dari Bangka Belitung

4. UJI ADAPTASI VARIETAS CABAI MERAH KERITING (Capsicum annum L.) KASTILO F1 DAN RED KRISS oleh Aditya Ari Darmawan KABUPATEN BANDUNG BARAT

5. PENGUJIAN VARIETAS IF20 MENGHADAPI TANTANGAN PERUBAHAN IKLIM DAN EFEK PEMANASAN GLOBAL oleh Ahmad Yunus Kab. Gresik .

6. SELEKSI GALUR TANAMAN PADI GIF 42 HASIL PERSILANGAN ANTARA VARIETAS IF 8 DAN IPB 4 Oleh Suranto Kab. Indramayu

7. KARAKTERISASI DAN PEMURNIAN PADI MERAH LOKAL oleh Tita Kartika Dewi, merupakan kolaborasi dari dua institusi antara Universitas Subang dengan Universitas Winaya Mukti-Sumedang

8. EKSPLORASI DAN IDENTIFIKASI PADI LOKAL oleh Lia Amalia – Universitas Winaya Mukti Sumedang

9. Uji Efektivitas penggunaan Provibio pada varietas padi lokal oleh Asda Wijaya Kab. Sumedang.

10. Uji Multi lokasi dan ketahanan GIF211 – Sugeng Prihanto Kab. Trenggalek

]]>
Harga Pangan Mencekik, Rakyat Menjerit https://ab2ti.org/2022/03/15/harga-pangan-mencekik-rakyat-menjerit/ https://ab2ti.org/2022/03/15/harga-pangan-mencekik-rakyat-menjerit/#respond Tue, 15 Mar 2022 06:03:41 +0000 https://ab2ti.org/?p=461
Lonjakan harga pangan yang terus berulang seperti tak terselesaikan. Banyak hal yang menjadi alasan, tetapi kenyataannya pemerintah masih kesulitan mengatasi masalah harga pangan yang sangat sensitif terhadap faktor-faktor eksternal. Simak Kontroversi di Metro TV, dimana ketua AB2TI Prof. Dwi Andreas Santosa menjadi salah satu nara sumber.
]]>
https://ab2ti.org/2022/03/15/harga-pangan-mencekik-rakyat-menjerit/feed/ 0
Harga Minyak Goreng Meroket, Permainan Kartel? https://ab2ti.org/2022/01/27/harga-minyak-goreng-meroket-permainan-kartel/ https://ab2ti.org/2022/01/27/harga-minyak-goreng-meroket-permainan-kartel/#respond Thu, 27 Jan 2022 09:16:53 +0000 https://ab2ti.org/?p=432
Meroketnya harga minyak disinyalir oleh Komisi Persaingan Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) adalah permainan kartel. Struktur pasar yang cenderung oligopoli menjadikan dugaan ini cukup beralasan. “Problemnya, yang kita cermati itu perilakuknya, kalau dia sudah dominan, itu kan tinggal masalah niat saja untuk menggunakan posisi dominan, dia sudah tinggal menunggu waktu aja”, demikian menurut KPPU. Ketua AB2TI yang juga Guru Besar IPB, Andreas Santosa, menyatakan bahwa, 50% pasar minyak goreng dalam negeri memang dikuasai hanya oleh 4 perusahaan, tetapi kenaikan harga minyak goreng dipengaruhi oleh harga internasional. Sementara pemerintah melalui Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kemendag, Oke Nurwan, menolak menanggapi topik ini. “Yang saat ini, sebagaimana yang dikemukakan pak Yusron tadi bahkan presiden merespon dengan baik bahwa utamakan kepentingan rakyat”, paparnya.
]]>
https://ab2ti.org/2022/01/27/harga-minyak-goreng-meroket-permainan-kartel/feed/ 0
Siklus tahunan: Kenaikan harga bahan pokok https://ab2ti.org/2022/01/06/siklus-tahunan-kenaikan-harga-bahan-pokok/ https://ab2ti.org/2022/01/06/siklus-tahunan-kenaikan-harga-bahan-pokok/#respond Thu, 06 Jan 2022 10:54:36 +0000 https://ab2ti.org/?p=424
Ekonom Senior Core Indonesia, Dwi Andreas Santosa menilai kenaikan harga telur hingga daging ayam di akhir tahun 2021 merupakan siklus tahunan dan tidak akan berlangsung lama serta kembali akan turun di bulan Februari 2022.

Sementara terkait lonjakan harga minyak goreng tidak lepas dari efek kenaikan harga minyak nabati global serta tekanan produksi dan diproyeksi pada bulan Maret akan terkendali.

Seperti apa ekonom melihat kenaikan harga pangan saat ini? Selengkapnya simak dialog Syarifah Rahma dengan Ekonom Senior Core Indonesia, Dwi Andreas Santosa dalam Squawk Box, CNBC Indonesia (Selasa, 04/01/2022)

]]>
https://ab2ti.org/2022/01/06/siklus-tahunan-kenaikan-harga-bahan-pokok/feed/ 0
Kenaikan harga bahan pokok? https://ab2ti.org/2022/01/06/416/ https://ab2ti.org/2022/01/06/416/#respond Thu, 06 Jan 2022 10:46:21 +0000 https://ab2ti.org/?p=416
KOMPAS.TV – Mayoritas warga mengeluhkan kenaikan harga sejumlah bahan pokok seperti cabe rawit yang bahkan mencapai Rp 100 ribu lebih per kilogram. Kenaikan harga kebutuhan pokok jadi keluhan masyarakat hampir di semua daerah menjelang akhir tahun.

Harga kebutuhan pokok yang paling banyak dikeluhkan seperti cabe rawit merah, telur, dan minyak goreng yang meroket.

Pihak Perum Bulog memastikan secara umum harga pangan masih stabil dan tidak membutuhkan impor.

Namun, pemerintah dituntut segera mengintervensi harga kebutuhan pokok ini agar segera turun dan tidak semakin membebani ekonomi masyarakat

]]>
https://ab2ti.org/2022/01/06/416/feed/ 0
Jerat bui bagi Munirwan: Mengenang perjuangan petani berdaulat benih https://ab2ti.org/2022/01/06/jerat-bui-bagi-munirwan-mengenang-perjuangan-petani-berdaulat-benih/ https://ab2ti.org/2022/01/06/jerat-bui-bagi-munirwan-mengenang-perjuangan-petani-berdaulat-benih/#respond Thu, 06 Jan 2022 04:27:43 +0000 https://ab2ti.org/?p=409
Munirwan, Kepala Desa Meunasah Rayeuk di Kabupaten Aceh Utara, Aceh, berhasil mengembangkan benih padi IF-8 yang telah berdampak positif terhadap petani di sejumlah desa di kabupaten setempat.

Selama pengembangan benih IF-8, para petani berhasil melakukan adaptasi. Benih itu dapat menghasilkan padi mencapai 11,9 ton per hektare. Dan merupakan keberhasilan yang luar biasa karena belum ada varietas padi yang mampu berproduksi sebanyak benih padi IF-8.

Atas keberhasilan pengembangan adaptasi dan inovasi benih padi IF-8, Pemerintah Desa menetapkan benih padi IF-8 sebagai produk unggulan Desa Meunasah Rayeuk melalui Peraturan Desa Nomor 05 Tahun 2018.

Namun yang dilakukan Munirwan ternyata dianggap ilegal oleh Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh. Alasannya, benih itu tidak bersertifikat. Akhirnya ia dilaporkan kepada Kepolisian Daerah Aceh dan sudah ditetapkan tersangka atas penyaluran benih IF-8 yang tidak memiliki sertifikat.

]]>
https://ab2ti.org/2022/01/06/jerat-bui-bagi-munirwan-mengenang-perjuangan-petani-berdaulat-benih/feed/ 0
Pupuk bisa jalan-jalan? https://ab2ti.org/2022/01/06/pupuk-bisa-jalan-jalan/ https://ab2ti.org/2022/01/06/pupuk-bisa-jalan-jalan/#respond Thu, 06 Jan 2022 04:09:55 +0000 https://ab2ti.org/?p=402
Bagaimana ini pak Andreas, “Pupuk kok bisa jalan-jalan”? Menjawab itu, ketua AB2TI menjelaskan bahwa disparitas harga pupuk terlalu menarik untuk dimainkan. “Permainannya luar biasa”, lanjut Dwi Andreas Santosa, Guru Besar IPB dan Ketua umum AB2TI. AB2TI bersikap tegas dan menyarankan supaya subsidi pupuk yang kurang lebih 30T diserahkan langsung ke petani, jika tidak maka terjadilah disparitas harga seperti sekarang ini. Selengkapnya tonton tayangan Indonesia Business Forum TVONE.
]]>
https://ab2ti.org/2022/01/06/pupuk-bisa-jalan-jalan/feed/ 0
Mungkinkah Swasembada Gula Nasional Terwujud? https://ab2ti.org/2021/09/28/mungkinkah-swasembada-gula-nasional-terwujud/ https://ab2ti.org/2021/09/28/mungkinkah-swasembada-gula-nasional-terwujud/#respond Tue, 28 Sep 2021 11:20:53 +0000 https://ab2ti.org/?p=353

Mungkinkah swasembada gula nasional terwujud?

“Sulit”, demikian pendapat ketua umum AB2Ti, Prof Dr. Dwi Andreas Santosa, Ekonom sekaligus Guru Besar di IPB.

Hal ini disebabkan oleh produktivitas industri gula di Indonesia masih sangat rendah.  Walaupun tingkat produksi gula relatif meningkat namun belum dapat memenuhi kebutuhan gula nasional. Tingkat produksi gula hanya sekitar 2.2 juta ton pada rentang tahun 206-2020, menurut data BPS. Disamping itu produsen gula dalam negeri, diduga belum mampu bersaing dengan produsen gula internasional.

Berikut petikan pendapat Prof. Dr. Dwi Andreas santosa yang disampaikan kepada Fortune Indonesai:

Ekonom sekaligus Guru Besar Institut Pertanian Bogor (IPB), Dwi Andreas Santosa, menyatakan tantangan utama dalam upaya mewujudkan kembali swasembada gula nasional adalah soal produktivitas industri gula Indonesia yang masih sangat rendah.

Berdasarkan catatannya, saat ini rata-rata kebutuhan konsumsi gula nasional per tahun mencapai 7 juta ton. Dari jumlah tersebut, sekitar 70 persennya masih harus diimpor.

 

Dia menyebutkan, tingkat produksi gula yang relatif meningkat dalam beberapa tahun terakhir belum mampu memenuhi kebutuhan nasional. Berdasarkan data BPS, rata-rata tingkat produksi gula Indonesia hanya 2,2 juta ton pada 2016-2020.

Tingkat produksi gula yang cenderung stagnan tersebut dia sinyalir terjadi akibat rendahnya produktivitas lahan tebu Indonesia. Hingga kini, tingkat produktivitas tebu Indonesia hanya 5,27 ton per hektare. Padahal, berdasarkan riset, potensi produktivitas itu bisa mencapai 10 hingga 20 ton per hektare.

 

Pada saat sama, lanjutnya, Indonesia juga ditengarai belum memiliki kemampuan bersaing dengan produsen gula internasional. Kondisi itu, katanya, membuat harga gula di pasar interasional lebih murah ketimbang dalam negeri.

“Dan itu sebenarnya problem utamanya, mengapa kita kok tidak mengalami peningkatan yang signifikan. Bahkan, ketergantungan kita terhadap gula impor semakin lama semakin tinggi,” kata Dwi kepada Fortune Indonesia, Selasa (21/9).

 

Doktor Lulusan Technische Universitaet, Braunweig, Jerman ini pun mengatakan, solusi pemenuhan dengan impor juga justru menciptakan masalah baru. Pasalnya, dengan harga impor yang lebih murah, praktis gula hasil produksi perkebunan rakyat tidak bisa bersaing.

Dwi Andreas pun menyimpulkan, dengan sejumlah catatan tersebut, upaya perwujudan kembali swasembada gula jelas sangat sulit. Di satu sisi harus meningkatkan produktivitas. Di sisi lain, pengendalian impor juga harus terus dilakukan terutama soal tarif agar produksi gula dalam negeri bisa bersaing.

“Kalau gula dari rakyat itu tidak bisa bersaing, ya kondisinya seperti sekarang ini,” kata Dwi.” Semakin lama industri gula nasional semakin mati. Sehingga, kalau ada cita-cita swasembada, ya sudah barang tentu itu hanya ilusi saja.”

Selengkatpnya dapat dibaca pada:

https://www.fortuneidn.com/news/luky/bumn-ingin-swasembada-gula-bagaimana-caranya?utm_source=WA&utm_medium=websharing

]]>
https://ab2ti.org/2021/09/28/mungkinkah-swasembada-gula-nasional-terwujud/feed/ 0
Harga Pakan Ayam Naik, Peternak Menjerit https://ab2ti.org/2021/09/28/pakan-ayam/ https://ab2ti.org/2021/09/28/pakan-ayam/#respond Tue, 28 Sep 2021 10:52:47 +0000 https://ab2ti.org/?p=339

Pergerakan harga jagung sangat mempengaruhi harga pakan. Prosentasi jagung sebagai komponen pakan adalah sebesar 45%.  Ada ketidaksinkronan  antara harga pakan dan harga telur, sehingga petani menjerit. Ketua AB2TI, Prof. Dwi Andreas santosa menjelaskan dalam wawancara dengan CNN Indonesia.

]]>
https://ab2ti.org/2021/09/28/pakan-ayam/feed/ 0
Menyelamatkan Benih Menyelamatkan Kehidupan https://ab2ti.org/2021/05/06/menyelamatkan-benih-menyelamatkan-kehidupan/ https://ab2ti.org/2021/05/06/menyelamatkan-benih-menyelamatkan-kehidupan/#respond Thu, 06 May 2021 03:21:26 +0000 https://ab2ti.org/?p=326
Kisah tentang upaya membangun petani berdaulat benih, menyelamatkan petani dari ketergantungan benih, menyelamatkan varietas-varieats lokal hasil budidaya mandiri petani. Usaha untuk memerdekakan petani dari penjara benih, agar mereka dapat menanam dan menuai apa yang mereka inginkan, dan melindungi mereka agar dapat berkarya melalui budidaya benih tanpa rasa takut melanggar hukum.

Prof. Andreas Santosa bersama dengan Asosiasi Bank Benih dan Teknologi Indonesia (AB2TI) berusaha memecahkan masalah pokok yang dihadapi para petani Indonesia terlebih dalam hal perbenihan.

]]>
https://ab2ti.org/2021/05/06/menyelamatkan-benih-menyelamatkan-kehidupan/feed/ 0