+62-251-8423005 Fax: +62-251-8423004 bankbenihtani@gmail.comab2ti.pusatgmail.com

Teknik budidaya padi AB2TI super

oleh | Jun 30, 2020 | Teknologi Tani | 0 Komentar

OLEH: AB2TI

Berikut ini adalah langkah-langkah budidaya padi AB2TI super:

1. Pengolahan Lahan Sempurna (diikuti dengan pemanfaatan minimum 5 ton/ha jerami, pupuk kandang dan/atau bahan organik lainnya sebagai sumber pupuk organik dengan percepatan dekomposisi menggunakan PROVIBIO®. Dosis 1 lt untuk 1 ton bahan organik).

2. Sebelum tanam semprot lahan dengan campuran 1 lt PROVIBIO® Penyubur Tanaman dan 1 lt PROVIBIO® Biopestisida-Biofungisida.

3. Benih Varietas Unggul IF8 dan IF16 atau IF lainnya yang berpotensi hasil tinggi dan teruji adaptif di lokasi setempat, sebanyak 15-25 kg per ha.

4. Seleksi benih dengan cara berikut: masukkan garam dapur ke ember isi air dan masukkan telur. Bila telur masih tenggelam tambah garam sampai mengapung. Masukkan benih maksimum 2-3 menit, bila terlalu lama benih menjadi rusak. Benih yang tenggelam dicuci dengan air beberapa kali sampai bersih dari larutan garam.

5. Perlakuan benih dengan PROVIBIO®, 1 tutup per 1 liter air, dan diperam selama 24 jam.

6. Sistem tanam JARWO jajar legowo 2:1 (25x50cm)-12.5cm – dengan penambahan populasi 30% lebih tinggi jika dbanding tanam tegel.

7. Pemupukan Berimbang. Dosis ideal menggunakan analisis tanah, tetapi kalau tidak ada gunakan dosis berikut: 7-10 HST 75 kg Urea dan 100 kg SP36. 21 HST 75 kg Urea dan 60 kg KCl atau keduanya diganti dengan 200 kg PONSKA. 40-45 HST 75 kg Urea atau ZA dan 150 kg Ponska.

8. Penyemprotan PROVIBIO pada umur 15 HST, 30 HST, dan 45 HST pada dosis masing-masing 2 liter/ha.

9. Umur 60 HST semprot Asam Amino. Cara pembuatan untuk 1 tangki (14 liter) sebagai berikut: telur ayam 3 butir kuning saja, susu segar atau full cream 1 gelas (250 CC), madu 1 saset, 5 tutup botol PROVIBIO®. Setiap ha perlu 15 tanki.

10. Irigasi intermitten (pengairan berselang)

11. Pengendalian hama dan penyakit terpadu. Diupayakan menggunakan PROVIBIO® Biopestisida dan Biofungisida atau pendekatan hayati lainnya.

12. Pasca panen utamakan dengan menggunakan combine harvester untuk mengurangi kehilangan hasil.